Tampilkan postingan dengan label Kartu Pos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kartu Pos. Tampilkan semua postingan

20 Februari 2017

Kartu Pos Sepanjang Tahun 2016

Biasanya saya suka bercerita tentang kartu pos yang saya terima di akhir tahun, karena kesibukan akhir tahun kemarin saya jadi tidak sempat menulis cerita tentang ini. Sebenarnya, tahun lalu saya masih menerima kartu pos dan surat dari beberapa kawan di dunia maya. Saya sudah jarang sekali menerima surat malah hampir tidak pernah, jadi kaget sekaligus senang sewaktu dapat surat dari kawan baru. Kartu pos dan surat ini bikin saya happy sepanjang hari. Buat saya, rasanya masih sama seperti dulu ketika menerima surat dari sahabat-sahabat pena saya. ^_^

Yuk, langsung lihat kartu pos dan suratnya!

Tirsa - Monterey Bay, California, United State of America
Ini kartu pos di awal tahun 2016. Gambarnya unik, awalnya saya kira ini selembaran iklan yang sering dilempar orang ke rumah-rumah untuk promosi produk makanan. Ternyata salah. Hihihi. Karena memang kartu posnya bergambar iklan zaman dulu tentang makanan kaleng Portola Sardines, Hovden Food Products Corporation (1916). Kartu pos dikirim saat Mbak Tirsa sedang jalan ke Monterey Bay, kota di California, di mana penulis John Steinbeck aktif. Saya belum pernah membaca novel karya Steinbeck. Saya sempat lihat di toko buku, dua novel karangannya yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, yaitu "Tikus dan Manusia" dan "Dataran Tortilla".

Lianty Putri - Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Indonesia
Menyapa dan disapa seseorang itu sama-sama menyenangkan. Saya senang sekali jika ada seseorang menyapa saya. Seperti Lianty, yang menyapa saya lewat kartu pos. Kartu pos bergambar karya Lianty ini adalah kartu pos pertamanya. Lianty bilang, sebenarnya ia sudah lama mengikuti blog saya tapi baru kali ini berani kirim kartu pos. Dan selanjutnya, Lianty kembali mengirim surat dengan kertas surat lucu-lucu.

Mona - Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Mulanya ada seseorang berkomentar di salah satu cerita di blog saya. Ia ingin mengirim surat dan memperlihatkan karya gambarnya kepada saya. Tentu saya senang sekali. Tidak lama kemudian, suratnya datang. Saya cukup kaget karena ia betulan kirim surat beserta karya gambarnya! Namanya Monalisa, sarjana bahasa Inggris, berasal dari Padang. Mona menulis dalam suratnya, ia hobi menggambar dan setahun terakhir ini ia sedang senang menggambar pakai pensil warna. Mona kerap menggambar bersama keponakan maupun anak-anak tetangga yang masih kecil. Menurut Mona, sekalipun sekarang ini sedang tren buku mewarnai dewasa, ia kurang tertarik membelinya karena lebih puas mewarnai gambar buatan sendiri. 

Berikut beberapa gambar karya Mona yang ia sertakan dalam suratnya:



Ada Doraemon! :D

Sedikit masukan untuk Mona. Buat saya, hasil pewarnaan pensil warnanya masih terasa tebal, kesannya seperti pakai krayon. Barangkali pensil warnanya terlalu ditekan. Atau mewarnainya memang pakai krayon, ya? Tapi, di gambar ini Mona pandai bermain gradasi, mewarnai dengan tegas dan rapi, dan berani mencampur warna sehingga gambar terlihat menarik. Terima kasih gambar-gambarnya, Mona. Terus menggambar, ya! ^_^

Lianty Putri - Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Indonesia
Beberapa bulan lalu saya membalas surat Lianty yang ini. Kemudian, Lianty kembali membalas surat saya itu. Dan isinya banyak sekali! Ada dua pembatas buku yang dibikin sendiri oleh Lianty, post-it bergambar Doraemon, komik jepang "Walking with You" karangan Megumi Mizusawa yang banyak binatang-binatang lucunya, dan satu kartu pos bergambar Danau Toba. Dalam suratnya yang bergambar Doraemon, Lianty bercerita kalau sekarang ia sudah kelas 1 SMA. Lianty bercita-cita menjadi politikus dan bekerja di kementrian. Oiya, Lianty juga senang berkirim surat dan punya banyak sahabat pena. :D

Asti Nadia - Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Surat ini datang sekitar dua minggu lalu. Saya sempat penasaran karena di belakang amplopnya hanya tertulis nama pengirimnya dan tertera Purwokerto Banyumas pada cap perangkonya. Setelah dibaca suratnya, ternyata dari seseorang yang suka main-main ke blog saya. Asti Nadia, Dea nama panggilannya, saat ini kelas 2 di SMAN Banyumas. Ia punya hobi membaca, menggambar, membaca komik, dan melihat gambar-gambar lucu di internet. Ini pertama kalinya Dea menulis surat yang dikirim. Dalam suratnya, Dea bercerita bagaimana awalnya ia bisa ketemu blog saya. Dea pun bercerita tentang lima kucing peliharaannya yang ia namai Al, El, Dul, Temi, Kuning. Menurut Dea, nama-nama kucingnya kurang kreatif tapi yang penting Dea menyayangi mereka. Untuk Dea, suratnya sudah saya balas hari ini. Maaf ya balasnya lamaaaa. Semoga suratnya selamat sampai di rumahmu! ;)

Terima kasih, Teman-teman! Kartu pos dan suratnya sudah saya simpan baik-baik. Hingga saat ini saya masih takjub kalau ada kartu pos atau surat yang tiba-tiba datang untuk saya dari tempat/daerah yang ngga pernah saya sangka. Di masa sekarang, rasanya memang sedikit aneh dan tidak biasa lagi mengirim atau menerima surat seperti ini, tapi saya tetap suka dan senang. Silakan saja kalau ada teman-teman yang ingin bertukar cerita atau sekadar menyapa saya lewat kartu pos/surat (lewat email pun boleh), jika sempat pasti saya balas. ^_^

17 Januari 2016

Buku Cerita dari Arnhem

Beberapa bulan lalu, seorang kawan menawarkan buku-buku lama bekas perpustakaan tempat ia bekerja. Tentu saya tidak menolak, apalagi  yang ditawarkannya buku cerita bergambar. Hehehe. Nah, awal Desember lalu, datanglah paket superbesaaaar yang dijanjikan. Walau sudah tahu mau dikirimi paket dari sana tapi saya ngga mengira paketnya bakal besar banget! Paket berisi buku cerita anak yang sebagian besar berbahasa Belanda ini menempuh waktu perjalanan tiba di Indonesia sekitar dua minggu. Bukunya banyak sekali. Buku bekas namun kondisinya cukup baik. Meski tidak paham bahasa Belanda, saya sangat menikmati gambar-gambarnya. Ilustrasinya beragam dan unik, tanpa membaca teksnya saja saya sudah tersenyum. Dalam paket, di atas tumpukan buku cerita, ada sebatang cokelat dan selembar kartu pos lucu berisi pesan singkat dari mbak Martha.




Mbak Martha dan keluarga bermukim di Arnhem, Belanda. Kawan di dunia maya yang saya kenal lewat blog ini adalah pustakawati pada bagian buku anak di Perpustakaan Umum Arnhem. Di sela-sela kesibukan kerja dan rumah tangga, mbak Martha punya proyek tentang buku anak yang baru saja dimulainya tahun 2015 dan ia tampilkan di duniabukuanak.nl. Websitenya sangat informatif. Bagi yang senang dengan buku cerita, ilustrasi, ataupun puisi pasti akan suka main ke sana. :)



Terima kasih banyak mbak Martha buat kiriman buku dan oleh-oleh cokelatnya! :D

30 Desember 2015

Kartu Pos Sepanjang Tahun 2015


Tulisan tangan, prangko, dan cap pos adalah tiga hal yang paling saya suka dari surat/kartu pos. Saya tidak terlalu mempersoalkan foto atau gambar yang terdapat di sisi muka kartu pos. Foto atau gambar apa pun pasti saya akan suka. Saya biasa memajang kartu pos yang berkesan di meja gambar. Sebagian besar lagi saya simpan rapi dalam clear holder. Sama seperti memajang kartu pos di meja gambar, di dalam clear holder pun saya menyimpan dan menaruh semua kartu pos dengan posisi bagian yang bertuliskan tangan dan tertempel prangko menghadap ke atas. Jadi saya bisa langsung melihat tulisan tangan teman-teman di sana. Saya suka sekali mengamati tulisan tangan seseorang. Makin unik tulisan tangannya, saya semakin suka. Sayangnya, saya belum bisa membaca karakter seseorang lewat tulisan tangannya.

Senang sekali di sepanjang tahun 2015 saya masih menerima kartu pos dari kenalan teman blogger yang baru maupun lama. Ada beberapa kartu pos merupakan hasil kreasi mereka sendiri. Sedihnya, ada pula kartu pos yang tidak sampai. Itulah serunya mengirim sesuatu via pos (berprangko tanpa nomor resi pengiriman) karena hanya Tuhan dan Pak Pos yang tahu kapan sampainya. Bisa jadi malah tidak sampai sama sekali.

Baiklah. Yuk, kita lihat satu-satu kartu posnya! :D

Tirsa - Michigan, United State of America
Kartu pos di awal tahun 2015 datang dari mbak Tirsa. Di kartu pos ini dia menuliskan satu kutipan dari Austin Kleon. "The Artist is a collector. Not a hoarder, mind you, there's a difference: hoarders collect indiscriminately, artists collect selectively. They only collect things that they really love." Kutipan ini bisa jadi penyemangat ketika mengoleksi sesuatu yang sangat kita sukai. Kleon adalah seniman & penulis yang juga menggambar. "Steal Like an Artist" dan "Show Your Work!" adalah buku karangannya yang cukup terkenal. 

Andine - United Kingdom
Sebetulnya ini kartu pos kedua yang dikirim Andine. Kartu pos pertama dikirim ketika dia sedang liburan ke Chicago (USA), sayangnya kartu pos itu tidak pernah sampai. Andine menulis, kartu pos ini dari pameran kecil Alan Kitching di kantor koran ternama di Inggris, The Guardian. Kitching adalah seniman & desainer yang banyak bermain tipografi dengan teknik screen printing. Saya jadi mencari tahu tentang Kitching lewat google. Karya-karyanya sangat playful dan colorful. Berkat kartu pos ini pengetahuan saya tentang seniman & desainer tipografi di luar sana jadi bertambah. :D

Rizka - Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Kartu pos balasan yang diilustrasikan oleh Icha berhasil bikin saya senyum seharian. Icha menulis, kartu pos bergambar mini cooper & robot mini ini khusus dibikin buat saya. Saya tidak ingat kapan terakhir kali seseorang meluangkan waktunya menggambar buat saya, jadi kartu ini sangat berkesan. Ini kartu pos pertama saya bergambar mini cooper. Saya dan Icha sudah cukup lama berteman lewat blog, hanya saja belum pernah bertemu muka. Kami punya kesukaan yang sama, suka menggambar dan mobil klasik. Selain menulis curahan isi hatinya dan cerita manis tentang kucing-kucingnya, Icha juga menampilkan karya ilustrasi dan gambar komiknya di blog.

Andine - South Wales, United Kingdom
Kartu pos bergambar Kastil Caerphilly dikirim Andine saat jalan-jalan ke South Wales dan mengunjungi beberapa kastil di sana. Menurut cerita yang ditulis Andine di blognya, kastil abad pertengahan dari abad ke-13 ini merupakan kastil terbesar kedua di Inggris.

Endang - Rawamangun, Jakarta Timur, Indonesia
Kartu pos lucu ini pas sekali tiba di hari pertama puasa dan merupakan kartu pos pertama yang digambar serta dibikin oleh Endang untuk membalas kartu pos dari saya. Senang juga ada beberapa teman yang mau membalas kartu pos saya. Hehehe. Endang bercerita, kartu pos ini tentang Rampak Bedung, kesenian khas Pandeglang - Banten, provinsi tempat Endang berasal. Pada awalnya Rampak Bedug dimainkan untuk menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Kini Rampak Bedug kerap dipentaskan di festival-festival seni dan budaya.

Tirsa - Quebec, Canada
Kartu pos cantik ini tiba di pertengahan bulan Agustus. Oleh-oleh dari mbak Tirsa yang ketika itu sedang jalan-jalan bersama keluarganya ke Kanada, sekitar 10 jam menyetir kendaraan sendiri dari rumahnya. Mbak Tirsa menulis, warga Quebec berkomunikasi dalam dua bahasa yaitu bahasa Prancis dan Inggris. Kotanya pun bergaya Prancis.

Froggy - Brussels, Belgium
Kangen juga lama tidak menerima kartu pos dari teman kodok. Tiba-tiba suatu siang datang satu kartu pos dari Belgia. Ternyata dari Froggy yang saat itu sedang berada di Brussel. Froggy menulis, udara di Brussel sudah mulai dingin, dan dia sudah lama tidak kirim kartu pos karena buku catatan kecilnya yang berisi alamat selalu ketinggalan. Ah, seneng dapat kartu pos dari Froggy lagi! :)

Yenni - Solo, Jawa Tengah, Indonesia
Kartu pos balasan datang dari seorang teman di dunia maya yang berprofesi sebagai editor buku anak. Ini pertama kali Yenni kirim kartu pos. Dia sempat kesulitan mencari kartu pos, namun akhirnya ketemu juga di kantor pos dengan kartu pos resmi produksi Pos Indonesia. Supaya kartu posnya tidak terlalu sepi, Yenni menggambar seekor kucing belang lucu dari buku menggambar yang pernah dia edit. :))

Terima kasih banyak, Teman-teman! Kartu posnya pasti saya simpan baik-baik dan tentu akan jadi kenangan manis buat saya. Terima kasih juga buat Pak Pos kesayangan yang mengantarkan kartu-kartu pos ini. ^_^

23 September 2015

Amplop Penuh Kejutan



Amplop kejutan yang ditunggu-tunggu dari Andine, teman blogger yang bermukim di Inggris, akhirnya tiba selamat siang kemarin. Yeaaay! Hadiah dikirim oleh Andine untuk merayakan ulang tahun blognya yang ke-3. Ini giveaway kedua yang pernah saya ikuti. Dan saya beruntung terpilih menjadi salah satu pembaca blognya yang dikirimi amplop penuh kejutan via pos. Amplop bersampul manis ini benar-benar bikin saya terkejut. Isinya banyak sekali! Bagus-bagus. Ada dua kartu pos karya ilustrastor yang berbeda (Michael Craig-Martin dan G. Robinson), satu kartu pos pop up dari Lisbon (suvenir ketika Andine jalan-jalan ke sana), satu buku cerita karangan Chris Riddell dan pembatas buku (buku cerita ini khusus ditulis & diterbitkan untuk menyambut Hari Buku Sedunia 2015), pin unik berilustrasikan karya Joan Miro yang dicetak di kain sutra shantung (dalam suratnya, Andine menulis, Miro merupakan ilustrator kontemporer favoritnya), satu majalah komik dengan ilustrasi menarik karya seniman-seniman Inggris, dua stiker label lucu, dan dua amplop kecil berisi bunga lavender yang dipetik dari halaman rumahnya, ngebikin amplop beserta isi-isinya jadi harum banget. Hmmm...


Lupa bagaimana awalnya saya bisa sampai ke blog Andine, namun hingga sekarang saya suka main-main ke blognya walau jarang sekali meninggalkan komentar di sana. Saya senang membaca tulisan Andine tentang ulasan buku cerita bergambar, juga cerita kunjungannya ke galeri atau pameran seni di negara yang pernah dia singgahi. Meski tinggal jauh dari Indonesia, Andine tetap mencintai Tanah Air dan selalu membawa Indonesia di dalam kantong bajunya ke mana pun dia pergi. 

Terima kasih banyak, Andine! Saya senang dan suka sekali hadiahnya. Majalah komiknya langsung tamat seketika saya baca. Hihihi. Buku ceritanya pasti saya akan baca juga nanti. Kartu pos dan pernak-pernik lucu lainnya tentu bakal saya simpan baik-baik sebagai kenang-kenangan. :)

13 Maret 2015

Dadah!


Mengirimkan kartu pos untuk seseorang selalu bikin hati saya riang. Dan hari ini beberapa kartu pos untuk teman-teman siap diposkan. Mudah-mudahan sampai selamat di tempat tujuan masing-masing. Amin!

31 Desember 2014

Kartu Pos Sepanjang Tahun 2014


Kring, kring, poooss... Sekarang di Indonesia kayaknya ngga ada lagi pak pos yang mengantarkan surat naik sepeda, ya? Hehehe. Seperti biasa di pengujung tahun saya suka bercerita sambil memajang kumpulan kartu pos yang saya terima di sepanjang 2014. Berharap dengan dipajangnya kartu pos yang dikirim teman-teman dan jika mereka melihat & membaca cerita ini, mereka juga ikut gembira seperti ketika saya menerima kartu pos-kartu posnya. :D

Oneng - Yogyakarta, Indonesia
Kartu pos berukuran mungil ini datang di awal tahun 2014. Saya menemukannya di meja teras sepulang kerja. Kaget dapat kartu pos dari teman baru di dunia maya bernama Oneng. Dia memperkenalkan dirinya dengan bercerita kalau dia menemukan blog saya ketika blogwalking mencari tempat asyik di Bandung dan ngga sengaja mampir ke blog saya. Ternyata Oneng juga sama seperti saya, suka kirim-kirim kartu pos. Sebagian besar kartu posnya bikinan sendiri. Kartu pos bergambar huruf D ini bisa kepanjangan dari Dragonfly atau Dian. Hehehe. Karena Oneng mencantumkan alamat rumah di kartu posnya, saya bersedia membalasnya dengan senang hati.

Oneng - Yogyakarta, Indonesia
Setelah membalas kartu pos Oneng, ngga disangka dibalas lagi sama Oneng. Di kartu pos ini Oneng bercerita tentang nama uniknya. Nama panjangnya perpaduan dari bahasa Madura (Jawa Timur), Jawa, dan Arab. Mamanya sengaja memberinya nama unik biar gampang diingat orang. Saya selalu suka cerita di balik arti sebuah nama. Kadang saya bisa jatuh hati sama seseorang hanya dari namanya. :D

Oneng - Yogyakarta, Indonesia
Saya membalas kartu pos Oneng lagi dan Oneng kembali membalas kartu pos saya. Dan kami pun jadi balas-balasan kartu pos. Oneng menggambar kupu-kupu di muka kartu posnya karena katanya saya suka binatang. Oneng bercerita kalau di rumahnya ada banyak binatang peliharaan. Ada dua kura-kura peliharaan Kakaknya, ikan hias peliharaan Mamanya, dan burung lovebird & ayam kate peliharaan Oneng. Oneng menulis kalau ayam katenya sudah bertelur tujuh butir!

Oneng - Yogyakarta, Indonesia
Oneng kembali membalas kartu pos saya. Kartu pos kali ini bergambar foto anak ayam kate peliharaan Oneng. Lucu banget! Oneng bercerita, saat ini dia kuliah di Yogyakarta dan masih mahasiswa pemula semester dua di Fakultas Ekonomi. Tapi katanya sering dikira anak SMP gara-gara badannya kecil. Hihihi. Oneng juga memajang dan bercerita tentang kartu pos dari teman-temannya di blog Hai Pak Pos.

Froggy - Ireland
Kartu pos ini dari teman kodok baik hati yang masih sempat mengirimkan satu kartu pos setiap lompat-lompat di suatu negara. Kali ini Froggy melompat ke Irlandia. Kata Froggy, kalau di Jakarta macet mobil maka di Irlandia macet karena sapi. Dia belum pernah kena macet tapi di sana memang banyak domba dan sapi. Prangkonya bagus bergambar Patrick, sahabatnya Sponge Bob. :P

Tirsa - Michigan, United State of America
Saya suka sekali prangko di kartu pos ini, kiriman teman blogger yang saya kenal lewat email. Mbak Tirsa bermukim di Michigan bersama keluarga tercintanya. Seorang ibu rumah tangga yang memiliki tiga anak dan punya hobi menulis. Sewaktu tinggal di Jakarta, mbak Tirsa pernah bekerja sebagai penulis skrip di salah satu stasiun televisi swasta. Dia juga suka buku cerita anak. Mbak Tirsa pernah membuat puisi sederhana nan lucu berjudul 'Dian dan Komunitas Kaktus', yang katanya terinspirasi oleh gambar kaktus saya. :))

Froggy - Praha, Czech Republic
Kala itu Froggy menghabiskan akhir pekannya melompat ke Praha. Naik bus kira-kira 4 jam 40 menit dari planet tempat tinggalnya. Dulu, kata Froggy, tahun 2010 dia juga pernah melompat ke sana. Dan ternyata tempat es krim favoritnya masih ada. Sayangnya, Froggy tidak bisa menemukan restoran tempat makan ayam kesukaannya lagi di sana. Prangkonya unik bergambar skema zodiak. Ini kartu pos paling besaaar yang pernah dikirim seseorang buat saya. :D

Froggy - Budapest, Hungary
Kartu pos dikirim saat Froggy & Donkey mengisi hari kejepitnya dengan lompat-lompat di Budapest. Froggy menjelaskan kalau Buda & Pest dipisahkan oleh Sungai Danube. Kata Froggy, cuaca saat itu bagus dan kegiatannya di sana selain melompat adalah duduk, makan, dan menulis kartu pos. :))

Tya - Jakarta, Indonesia
Ini kartu pos perdana karya teman blogger yang sedang menekuni hobi lamanya menggambar. Gambar-gambarnya lebih banyak bertemakan bunga dan sulur-suluran yang cantik. Tya berprofesi sebagai arsitek. Meski disibukkan dengan proyek-proyek bangunannya, dia selalu punya waktu memasak untuk keluarga kecilnya. Kalau dilihat foto masakan Tya di blognya, sepertinya enak-enak. Ingin sekali-kali mencicipi masakannya sambil main-main ke rumah dua pohon. Tya sedang mengandung anak keduanya. Semoga ibu dan jabang bayinya sehat-sehat selalu sampai lahiran nanti. Amin.

Tya - Tangerang, Indonesia
Hari Raya Idul Fitri tahun ini saya dapat kejutan kartu ucapan cantik dari Tya. Dia juga mengirimkan kartu lebaran ini ke teman-teman lainnya. Diingat-ingat, terakhir kali saya berkirim kartu lebaran zaman masih SMA. Dan itu sudah lama sekali. Jadi pas menerima kartu ucapan ini seneng banget, apalagi bikinan Tya sendiri. :D

Froggy - Cannes, France
Lama tidak ada kabar dari Froggy, tiba-tiba datang kartu pos dari Cannes, Prancis. Saat itu Froggy lompat-lompat mencari matahari karena di planet tempat tinggalnya sudah mulai dingin. Froggy bercerita, kalau dia sedang duduk di depan hotel di mana biasanya artis yang ikut Festival Film Cannes menginap. Katanya, dia cuma numpang duduk aja. Hihihi. Di kartu pos ini Froggy menulis, jika kantor pos buka dia akan mengirim kartu pos dari Monako besok.

Froggy - Monte-Carlo, Monaco
Ternyata Froggy berhasil mengirim kartu pos dari Monako. Kartu pos ini sampai dengan selamat berbarengan dengan kartu pos dari Prancis. Cukup cepat kedua kartu pos tiba di Indonesia, sekitar dua minggu.

Froggy - Morocco, North Africa
Kartu pos kiriman Froggy ini tiba di awal bulan Desember. Froggy menulis, dia sedang lompat-lompat di Maroko selama dua minggu. Jalan-jalan dari kota Nador, Oujda, dan kota-kota lainnya sampai kembali ke Nador lagi. Maroko merupakan negara monarki konstitusional dengan raja sebagai kepala negara. Menurut Froggy, Maroko negaranya menarik sama seperti Indonesia. Tapi untuk kota besarnya, kota di Indonesia lebih modern. Ah, pasti Froggy sangat menikmati lompat-lompatnya selama di sana.


Terima kasih, Teman-teman. Selalu gembira menerima kartu pos dari kalian, pasti akan saya simpan baik-baik. :)

3 Oktober 2014

Buku Tulis Owa

Sekitar dua minggu lalu saya dapat email dari Ayu yang mengabarkan kalau gambar owa-nya masih dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan konservasi di Halimun. Lembar mewarnainya sudah berkali-kali difotokopi Ayu untuk digunakan saat kampanye owa di beberapa SD di sekitar kawasan, dan juga digunakan oleh teman-teman kampus Ayu saat ada acara dengan anak-anak dari desa di kaki Gunung Salak. Terakhir, gambar owa berwarnanya dicetak dijadikan sebagai sampul buku tulis oleh Ayu untuk dibagikan ke anak-anak yang tinggal di kawasan habitat.

Mendapat kabar ini seneng banget, ngga disangka gambarnya masih digunakan hingga kini oleh Ayu dan teman-temannya di sana. Ayu juga bercerita, dia sempat membuat evaluasi sederhana untuk mengetahui apakah anak-anak menyukai buku itu atau tidak. Ternyata semuanya suka. Sebagian besar anak-anak sudah menggunakan buku tulisnya untuk belajar di sekolah mereka. Sebagian kecil mengaku sayang, mau disimpan karena terlalu bagus. Beberapa anak cerita ke Ayu kalau ada teman-temannya (dari kampung lain) di sekolah yang bertanya beli di mana buku tulisnya karena mereka juga suka. Dan anak-anak ini bilang kalau buku ini mereka dapat dari Ayu. Dan yang bikin Ayu seneng banget adalah ketika teman-temannya bertanya sampul bukunya itu gambar apa, dan mereka bisa menjelaskan ke teman-temannya mengenai owa, bedanya dengan lutung atau primata lain, dll. Walau dengan penjelasan sederhana ala anak-anak. Dari sana Ayu merasa bahwa setidaknya pesan yang dia sampaikan ke mereka bisa diteruskan lagi ke teman-temannya.

Ide Ayu bagus, sederhana, saya suka. Memperkenalkan owa lewat sampul buku. Sehingga pesan yang disampaikan mudah diingat anak-anak dan buku tulisnya bisa mereka gunakan sambil dibawa ke mana-mana buat dipamerkan ke teman-temannya yang lain. Hehehe. Cerita Ayu ini bener-bener bikin saya ikutan seneng, apalagi dia juga melampirkan beberapa foto kegiatannya bersama anak-anak di Halimun.

Ayu sedang menjelaskan tentang owa lewat sampul buku



Ayu juga berbaik hati mengirimkan saya beberapa buku tulis owa buat kenang-kenangan. Dikasih bonus kartu pos dan pin pula. Kata Ayu, kartu pos itu dari Vietnam, bulan lalu dia menghadiri Konferensi Primatologi di sana. Gambar di kartu posnya adalah Cat Ba Langur (Trachypithecus Poliocephalus) salah satu spesies primata yang terancam punah, jumlahnya sekarang hanya sekitar 55 individu di alam.

Sampul depan. "Ayo Kita Lindungi Owa Jawa dan Habitatnya!"

Sampul belakang

Sekali lagi, terima kasih banyak Ayu untuk kabar dan ceritanya, kiriman buku tulis, kartu pos (perangkonya cakep!) dan pin bergambar Surili Jawa. Saya suka suka sukaaa sekali. Hasilnya memang bagus dan lucu! Sayang juga mau ditulis-tulis. Hihihi. Tapi nanti akan saya gunakan buat mencatat ide-ide gambar. Sukses dan selalu sehat buat Ayu dan teman-teman supaya bisa terus beraktivitas bersama anak-anak di Halimun, dan semoga rencana membuat buku cerita tentang owa bisa terlaksana. Amin! :)

31 Desember 2013

Kartu Pos Sepanjang Tahun 2013

Posss... Waktunya cerita dari divisi kartu pos. Sepanjang tahun ini saya masih dapat kiriman kartu pos dari teman-teman. Senang sekali, terima kasih ya! :D

Bunga - Budapest, Hungary
Saya suka sama nama panjangnya mbak Bunga, unik dan cantik. Seorang jurnalis yang pada waktu itu sedang melanjutkan sekolahnya di Budapest. Selama di sana, ia suka berkirim kabar lewat kartu pos dengan ayah & ibunya di Tanah Air, teman-teman, serta sang pacar yang waktu itu juga sedang meneruskan sekolahnya di Rusia. Seru, ya. Saya suka banget gambar pemandangan di kartu pos ini, kesannya romantis. Menurut mbak Bunga, kota Budapest itu cantik sekali meski musim dinginnya lumayan bikin ngeri bangsa tropis seperti kita ini. Sebagai rasa terima kasih karena sudah dikirimi kartu pos, tentu saya tidak lupa untuk segera membalasnya. Dan, balasan kartu pos dari saya dipajang sama mbak Bunga di sini. :D

Froggy - Malta and Gozo
Teman kodok yang satu ini selalu berhasil mengejutkan saya dengan kiriman kartu pos dari negara-negara unik yang ia kunjungi. Suatu siang, tiba-tiba datang satu kartu pos dari Malta. Negara kecil yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Penasaran di mana letak Malta, akhirnya saya coba cari di globe, dan ketemu! Hihihi. Kartu pos ini dikirim ketika Froggy jalan-jalan keliling kota Valetta dan Sliema. Saya suka sekali prangkonya. Kata Froggy, waktu itu cuaca di planet tempat tinggalnya masih dingin, jadi Froggy & Donkey lompat ke Malta. Di sana cuacanya lumayan lebih baik dan sedikit lebih panas.

Tika - Ho Chi Minh, Vietnam
Ini kartu pos istimewa dari Tika. Istimewa karena ini pertama kalinya Tika jalan-jalan ke luar Indonesia, dan ia bersedia mau mengirimkan satu kartu pos untuk saya. Senang! Saya yakin, Tika pasti sangat menikmati perjalanannya selama di sana. :)

Froggy - Helsinki, Finland
Dapat kejutan satu kartu pos dari Froggy, ketika ia sedang piknik sehari saja ke Helsinki. Lompatnya naik kapal laut dari Tallinn sekitar 2 jam. Asyik, ya. Froggy bilang, hampir semua toko tutup karena bertepatan dengan Hari Buruh (1 Mei), untungnya ada toko suvenir buka yang jual kartu pos dan prangko. Ah, senangnyaaaa... *peluk-peluk kodok* Saya juga suka prangkonya yang bergambar Aurora Borealis.

Froggy - Vilnius, Lithuania
Kartu pos ini dikirim saat Froggy & Donkey berada di kota Vilnius. Kata Froggy, cuaca di sana bagus dan orang-orang yang bekerja di area publik (supermarket, restoran, dll.) jarang sekali yang bisa senyum, tidak hanya di Vilnius tapi juga di Tallinn dan Riga. Menurut Donkey, di daerah sana tipe orangnya memang agak kurang hangat dan kaku, namun mereka jujur.

Froggy - Riga, Latvia
Dikirim ketika Froggy lompat-lompat ke Riga, Latvia. Froggy bercerita, selama di sana mereka tinggal di dormitori, satu kamar berisi 14 orang, banyak yang cerewet dan aneh. Hihihi. Hampir semua berasal dari Rusia.

Froggy - Tallinn, Estonia
Dikirim waktu Froggy & Donkey lompat ke Tallinn. Di kartu pos ini, Froggy mengabari kalau ia dapat pekerjaan baru (kembali bekerja full time) di planet tempat tinggalnya. Jadi, sampai enam bulan ke depan Froggy tidak bisa lompat-lompat jauh dulu. Saya senang dengan kartu pos ini karena ada gambar Froggy & Donkey, hasil coretannya Donkey yang juga gemar menggambar. :)

Froggy - Vaduz, Liechtenstein
Suatu siang nan cerah cenderung panas, saya sedang serius menggambar, tiba-tiba datang satu kartu pos dari Liechtenstein. Siapa lagi kalau bukan dari teman kodok yang lagi lompat-lompat di kota Vaduz. Saya suka sekali prangkonya yang bergambar benteng tua. Di kartu pos ini, saya dapat tugas dari Froggy untuk mencari letak negara Liechtenstein di peta. Baiklah, saya coba cari ya...
*lihat globe sambil buka peta* Liechtenstein, kepangeranan konstitusional di Eropa Tengah; di sebelah timur dan tenggara berbatasan dengan Austria, sedangkan di sebelah barat dan selatan berbatasan dengan Swiss. Gimana, betul ngga, Froggy? Duh, jadi kangen pelajaran Geografi. :P

Widdy - Jogjakarta, Indonesia
Saya hampir saja mau patah hati sama Pak Pos karena sebulan lebih kartu pos kiriman saya untuk Widdy tak kunjung tiba di Jogja. Setelah mencoba menunggu seminggu lagi, akhirnya dapat kabar kalau kartu posnya telah sampai. Horey! Ini adalah kartu pos balasan dari Widdy. Saya sukaaa sekali gambarnya, suasana kawasan Tugu Jogja Anno, tahun 1900. Klasik banget! Widdy kawan di dunia maya yang saya kenal lewat email. Ia tinggal di Jogja, bekerja di stasiun radio di sana. Widdy senang menulis, menyukai anak-anak, dan pink adalah warna favoritnya.

Froggy - Hermannstadt - Sibiu, Romania
Kartu pos kejutan kiriman Froggy & Donkey ini tiba di suatu siang yang cerah, setelah sehari sebelumnya Bekasi diguyur hujan seharian. Ngga menyangka, saya masih dikirimi kartu pos *terharu*. Ia bercerita kalau gambar di muka kartu pos ini ada foto bangunan yang punya "mata" di atapnya. Setelah diperhatikan, memang benar! Lucu deh, matanya ada banyak. Kita seperti dilihat oleh bangunan-bangunan tersebut. Ngeri juga ya, kalau tiba-tiba "mata"-nya kedip-kedip sendiri. Hahaha. Menurut Froggy, "mata-mata" tersebut berfungsi seperti jendela, untuk sirkulasi udara dan cahaya.
Kalau dihitung, kartu pos kiriman Froggy sudah banyak sekali, 14 negara. Saya sampai hapal tulisan tangannya. Tentu saja, saya mengirim balasan kartu pos untuk Froggy sebagai tanda terima kasih. Dan selalu gembira setiap dapat kabar kalau kartu posnya sudah mendarat selamat di planet tempat tinggal Froggy. Sebenarnya, bukan hanya saya saja yang dikirimi kartu pos oleh Froggy. Menurut cerita yang ditulis Froggy di blognya, mereka berdua memang punya kebiasaan mengirim kartu pos ke keluarga dan teman-teman dekatnya tiap kali ada kesempatan jalan-jalan ke suatu tempat. Senang ya, ternyata masih ada yang punya kebiasaan membagi cerita kecil jalan-jalannya lewat kartu pos. Rasanya senang bisa jadi salah satu teman yang dikirimi kartu pos oleh Kodok Angkasa ini. :)

Ela - Uluwatu, Bali, Indonesia
Kartu pos dari adik, ketika sedang liburan di Bali. Kaget, si adik tiba-tiba kirim kartu pos. Ela bercerita, kalau ia bersama teman-temannya menyewa motor buat keliling Denpasar teruuuss sampai ke Uluwatu. Katanya, lebih asyik jalan-jalan pakai motor, ngga kena macet dan kalau nyasar gampang putar-baliknya. Hehehe. Ini kartu pos perdana yang saya terima dari saudara sendiri. Karena hampir setiap hari kami bertemu, jadi rasanya aneh-aneh menyenangkan saat menerima kartu pos ini. Hahaha.

Erlia - Singapore
Ceritanya, saya kebagian acara kirim-kirim kartu pos natal & tahun baru dari Erlia *seneng*. Teman blogger yang kini bekerja dan tinggal bersama keluarganya di Singapura. Pas menerima kartu pos ini saya langsung nyengir superlebaaar. Gembira bercampur bahagia, hahaha, karena gambarnya benar-benar dicetak dan dibikin kartu pos oleh Erlia. Saya suka prangkonya yang bergambar serangga, kalau terkena cahaya warna gambarnya bisa berubah. Kartu pos bergambar keluarga Erlia yang lucu ini menjadi kartu pos penutup tahun 2013.

Sekali lagi, makasih buat kiriman kartu posnya, Teman-teman! Cerita kartu pos di sepanjang tahun 2012 juga bisa diintip di sini. Akhir cerita, selamat tahun baru buat teman-teman semua, jumpa lagi di tahun 2014! :D