Tampilkan postingan dengan label Tin Toys. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tin Toys. Tampilkan semua postingan

20 Agustus 2011

4 Februari 2011

Hop. Hop. Hop.

Kelinci kaleng saya :)

Menurut shio kalau tahun ini adalah shio kelinci jadi saya ingin cerita sedikit tentang kelinci aja ya...
Pasti beberapa dari teman-teman waktu kecil pernah punya kelinci deh... Iyaaa kaaaann... Dulu saya punya. Tiap jalan-jalan ke Bogor pasti minta dibeliin kelinci. Masing-masing dari kami punya kelinci kecil. Kelinci kakak saya warnanya putih bermata merah, kelinci saya warnanya hitam bermata cokelat, dan kelinci adik saya warnanya abu-abu bermata merah.

Udah pada tau dong di antara kelinci kami bertiga, kelinci siapa yang paling duluan mati? Yup betul sekali, kelinci saya, hahaha! Dulu saya sedikit posesif sama kelinci hitam saya itu. Si kelinci suka saya bawa ke mana-mana dengan cara digendong, kayak gendong bayi, sampai-sampai kotorannya bertebaran di mana-mana. Setiap pulang sekolah si kelinci selalu saya kasih minum dan makan kangkung, abis itu saya kelonin buat tidur siang, hahaha, tidurnya pakai selimut loh... Pokoknya tiap pulang sekolah pasti saya selalu ajak main si kelinci. Sayang, umur si kelinci hitam saya itu ngga sampai sebulan. Mungkin dia stres berat kali ya sama saya, hahaha. Ngga lama si kelinci sakit dan mati, kemudian disusul dengan matinya kelinci kakak lalu kelinci adik saya.

(Alm.) Papa saya senang sekali melihara binatang. Mulai dari anjing, ayam kampung, kalkun, soang, burung, sampai ikan mujair dan lele. Saat ini yang masih tersisa di rumah yaitu sepasang soang (sulis dan budi) dan beberapa ikan patin dan lele. Kalau dibeliin dan disuruh melihara kelinci lagi saya ngga mau. Sekarang ini saya lagi kepingin melihara anak gajah! :))

Semoga tahun 2011 kelincinya lucu, lebih cerah, dan banyak berkah!

20 Oktober 2010

Perahu dan Bebek

Halo, gimana akhir pekannya kemarin? Semoga menyenangkan ya... Seperti biasa, weekend saya biasa-biasa aja. Saya harus ngejar deadline gambar yang sudah lewat. Untungnya editor saya baik hati, mau memberikan bonus waktu beberapa hari lagi buat saya. :D

Di sela-sela deadline yang ketat itu, weekend kemarin juga saya habiskan untuk membaca "Perahu Kertas", karya Dewi "Dee" Lestari, yang beberapa hari lalu saya beli di pameran buku. Lumayan diskon 20%, loh! Iya, saya telat banget ya hari gini baru baca perahu kertas. Sebenarnya, sudah lama saya kepingin beli novel ini, tapi entah kenapa belum-belum juga. Mungkin karena harganya cukup mahal. Mau pinjam punya teman, ah, kayaknya ngga puas kalau bukan baca buku sendiri. Nah, beberapa minggu lalu saya ngobrol dengan seorang teman via email tetang buku-buku yang asik, dan dia merekomendasikan untuk baca buku tersebut, jadilah saya tambah semangat untuk beli novel-nya Dee ini. Daaann... Akhirnya saya punya perahu kertas, ihiy! :))

Perahu kertas buatan saya :D

Saya berhasil menyelesaikan perahu kertas selama 2 hari! Suatu prestasi luar biasa buat saya yang memiliki kecepatan membaca di bawah rata-rata. Bagi saya, butuh konsentrasi dan fokus tingkat tinggi untuk membaca sebuah buku setebal itu, hehe, berlebihan ya... Saya baca novel ini sambil ngejar deadline gambar biadab! Capek gambar, saya baca perahu kertas. Capek baca, saya gambar lagi, begitu seterusnya. Lebih banyak bacanya sih dibanding gambarnya… :P

Selama membaca perahu kertas ini, saya senyum dan ketawa-ketawa sendiri karena manis banget ceritanya. Ada haru dan sedihnya juga yang bikin mata saya sedikit berkaca-kaca. Saya jadi ingin sekali ketemu, berteman dan bekerja sama dengan orang seperti Kugy, si pengkhayal super hebat, ceria, dan lucu. Mungkin membuat proyek buku cerita anak bersama. Nanti dia yang bikin cerita dan saya yang gambar, hehe. Saya juga punya impian yang sama seperti Keenan, ingin sekali berpameran gambar. Duh, mimpi saya jauh banget ya, tuh kerjaan gambar masih numpuk! *balik serut pensil*

Ini pertama kali saya baca bukunya Dee Lestari, dan tertarik untuk menikmati lagi karya Dee lainnya. :) Menurut saya perahu kertas inspiratif banget. Saya jadi ingin menangkap bintang-bintang yang bersembunyi di balik awan, haha. Bikin saya semangat dan yakin dengan semua harapan dan impian "aneh" saya. Saya ingin terus, terus, terus menggambar dan yakin bahwa setiap karya itu punya jodoh dan takdirnya sendiri.

Laluuu selain itu, yang bikin saya gembira banget di weekend kemarin adalah... *jeng! jeng! jeng!* saya dapat kiriman tin toys bebek dari seorang kawan di Malang. Bahagia sekali rasanya setiap kali punya mainan baru, karena koleksi tin toys satwa saya bertambah satu lagi, cihuy! Tin toys bebek yang berukuran mungil ini sudah lama jadi incaran saya. Si bebek akan berjalan sambil muter-muter sendiri kalau kuncinya diputar, lucu kaaaann.. :))

My cutie bebek ;)

Dan sebagai penutup posting hari ini, dengan bangga saya persembahkan gambar berjudul "Perahu dan Bebek". :))

27 September 2010

Robot Neil

Hari ini saya ingin posting gambar robot. Sudah lama saya ngga gambar robot. Kebetulan kemarin saya main-main ke blog seniman favorit saya, Neil Slorace, dia memosting “How To Draw a Robot”. Dengan gaya gambarnya yang khas, Neil memberi tutorial mudah dan sederhana bagaimana cara menggambar robot. Gara-gara postingan itu, tangan saya jadi gatel ingin gambar robot lagi. :D

Jadi, ceritanya saya mau mempraktikkan tutorial gambar yang diberikan oleh Neil. Daaaann... Ini dia hasilnya!

Robot Neil

Outline

Sangat menyenangkan sekali tutorialnya, hanya dengan menggambar kotak-kotak sederhana bisa jadi gambar robot yang cute! Robot ini saya beri nama Neil, Si Robot Super Kiyut! :D

Ngomongin robot, beberapa hari yang lalu pesanan mainan saya sudah sampai dengan selamat di rumah, senaaang!

Yeaayy.. Robotnya sampai! :))

Yup, tin toys robot, mainan buatan China yang populer di tahun ’70 -‘80an ini terbuat dari kaleng yang cukup tebal. Si robot akan berjalan sendiri kalau kuncinya diputar, lucu kaaaannn... Sudah lama saya ingin punya tin toys robot, akhirnya kesampaian juga sekarang, ihiy! Ini bakalan jadi robot pertama dan terakhir saya (entah kalau ada yang lucu lagi mungkin saya bakal beli lagi :P ). Sekarang ini tin toys sudah sulit didapat dan harganya pun cukup mahal, jadi kalau mau beli harus ekstra sabar dan giat menabung dulu. :D

Tenang, robotnya ngga akan saya mainin seperti anak kecil yang sedang mainin mainannya. Ini cuma buat pajangan dan koleksi aja kok. Tapi kalau lagi bosen ya saya suka mainin juga sih… Soalnya lihat mainannya bergerak-gerak sendiri bisa bikin saya senyum-senyum kecil gitu! :D

Robotnya sudah nagkring manis di meja gambar saya ;)

Di kala jenuh, kering ide, butuh inspirasi, kadang saya suka jalan-jalan hunting mainan apa aja yang menurut saya lucu. Salah satu tempat favorit saya buat ngubek-ngubek mainan di Jakarta Timur yang murah meriah yaitu Pasar Gembrong. Seru pasarnya, ada aja mainan yang aneh-aneh dijual di sana, pastinya dengan harga terjangkau dan bisa ditawar pula! Karena buat saya, punya mainan baru adalah salah satu hal yang bisa bikin saya kembali bersemangat dan terinspirasi. :) Ah ya, saya ingin tahu apa kamu juga punya koleksi mainan?

Jadi, kalau teman-teman saat ini sedang jenuh dan butuh inspirasi mungkin saatnya kalian beli “mainan” baru! ;)

P.S. Saya seneeenng banget hari ini, soalnya bassist grup duo favorit saya "Endah N Rhesa", Rhesa Aditya, kasih komen di postingan saya di sini. Ihiiiiy! :))) Terima kasih banyak sudah mau mampir dan kasih komentar di blog saya ini, Mas Rhesa!!! *terharu*