Tampilkan postingan dengan label Ilustrasi Buku Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilustrasi Buku Anak. Tampilkan semua postingan

27 Agustus 2019

Buku Aktivitas Owa Jawa

Sekitar tiga bulan lalu, Ayu dan saya kembali bekerja sama. Kali ini membuat ilustrasi buku aktivitas tentang owa jawa. Setelah diberikan gambaran isi bukunya oleh Ayu, saya mulai membuat sketsa kasar. Kemudian kami mulai berdiskusi lewat surel. Ketika sketsa disetujui, lalu saya lanjut ke pengerjaan ilustrasi. Karena waktu itu ada kesibukan yang mengharuskan saya bolak-balik keluar kota, pengerjaan ilustrasinya jadi tertunda beberapa kali (maafkan ya, Ayu. Huhuhu). Karena bukunya akan didesain dan digunakan dalam waktu dekat, Ayu selalu aktif mengingatkan saya untuk segera menyelesaikan ilustrasinya (makasih, Ayu! Hehehe). Kalau sudah diingatkan begini, saya langsung buru-buru menyelesaikan gambarnya. :D


Sketsa kasar

Di buku ini terdapat dua tokoh yaitu Asri, seorang anak perempuan yang senang sekali mengamati satwa dan menjelajah alam. Asri bercita-cita ingin menjadi peneliti satwa liar dan membantu mereka tetap lestari di alam liar. Lalu ada Kimkim, si owa jawa yang tinggal di hutan Citalahab, Taman Nasional Gunung Salak Halimun. Dengan buku aktivitas ini, adik-adik diajak berpetualang bersama Asri dan Kimkim ke dalam hutan untuk mengenal lebih dekat owa jawa.

Nah, minggu lalu saya dapat kabar lewat surel kalau bukunya sudah dicetak. Ayu mengirimkan foto hasil bukunya. Desain bukunya sangat apik dan menarik. Saya suka sekali. Serta foto adik-adik yang sedang belajar tentang konservasi menggunakan buku tersebut di kelas.








Ayu (kedua dari kiri) bersama Timnya. 
Foto-foto oleh: Rahayu Oktaviani

Saya pun dikirimi salinan bukunya oleh Ayu. Hasil cetakan dan kertas yang dipakai bagus dan tebal sehingga buku tidak gampang lecek.

 Judul: Berpetualang bersama Asri dan Kimkim
Penulis: Rahayu Oktaviani
Ilustrasi: Aldriana Amir
Desain dan Tata Letak: Fibrian Yusefa Ardi
Bahasa: Indonesia
Diterbitkan: Javan Gibbon Research and Conservation Project, 2019

Di dalam buku terselip dua kartu pos dan stiker owa jawa yang cantik dari Javan Gibbon Research and Conservation Project ^_^

Terima kasih Ayu atas kerja samanya. Senang sekali bisa kembali bekerja sama. Semoga adik-adik di SDN Rimba Kencana makin semangat dan giat belajar serta peduli lingkungan dan satwa Indonesia. Sukses selalu dan tetap semangat untuk Ayu dan kawan-kawan!

Kegiatan Javan Gibbon Research and Conservation Project bisa diikuti di akun instagram @owahalimun.

14 Agustus 2018

Buku Harian Salwa Si Owa Jawa


Kemarin, saya dapat kiriman dari Penerbit Erlangga bukti terbit buku cerita Salwa si Owa Jawa, karangan Rahayu Oktaviani alias Ayu. Kaget dan gembira karena bukunya sudah terbit awal Agustus ini. Mulanya saya tidak yakin ilustrasi saya bakal dipakai dalam buku cerita ini. Ternyata Erlangga for Kids tetap menggunakan ilustrasi yang saya bikin. :D


Teman-teman pasti sudah sering baca tentang Ayu di blog ini. Semoga tidak bosan, ya. Hihihi. Menurut Ayu, cerita ini terinspirasi dari perilaku sehari-hari seekor owa jawa, yang juga bernama Salwa, dari salah satu kelompok yang biasa diamati Ayu di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Jawa Barat. Jadi, si Salwa ini benar-benar ada! Dan ketika membaca cerita ini kalian akan tahu fakta unik tentang owa jawa.

Saya senang sekali karena impian Ayu membuat buku cerita anak tentang owa terwujud. Yeaaay. Selamat, Ayu!!

Bagi teman-teman yang tertarik dengan Buku Harian Salwa, bisa dicari dan dibeli di toko buku atau di toko daring kesayanganmu. ^_^

Judul: Buku Harian Salwa Si Owa Jawa
Cerita: Rahayu Oktaviani
Ilustrasi: Aldriana Amir
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Erlangga for Kids, 2018

14 Juni 2017

Buku Rori Si Pelupa


Akhir Mei 2017 saya mendapat kiriman dari editor bukti terbit buku cerita bergambar Rori Si Pelupa. Buku yang baru saja terbit ini masih satu seri dengan Olli Si Penakut. Berkisah tentang tikus tanah bernama Rori yang lupa jalan pulang ke rumah setelah membeli seikat bunga untuk neneknya. Karena lupa, Rori jadi nyasar ke mana-mana hingga nyasar ke kamar mandi Robi Rubah! Rori tidak menyerah untuk terus menggali tanah sambil mengingat-ingat dan mencari jalan kembali ke rumahnya.



Sewaktu menggarap ilustrasi cerita ini saya jadi ingat diri saya sendiri yang sering nyasar kalau melewati gang atau jalan-jalan kecil. Buat saya, rasanya semua gang itu tampak serupa. Saya harus berputar-putar dulu di jalan yang sama, kadang sampai jauh ke mana-mana, hingga akhirnya menemukan jalan yang benar. Kadang dalam menjalani hidup juga suka begitu, kan? :D



Saya selalu bersemangat saat mengerjakan ilustrasi yang ceritanya benar-benar saya suka. Mudah bagi saya membayangkan gambarnya, apalagi jika sang editor memberi kebebasan kepada saya ketika menggarap ilustrasinya, selama ilustrasi sesuai dengan ceritanya. Meski ada revisi gambar di sana-sini dan ada sedikit kesalahan pada cetakannya (menurut editor, akan diperbaiki pada cetakan kedua dan seterusnya), saya tetap senang. Entah kenapa, saya suka ketawa lihat gambar sendiri. :))

Judul: Rori Si Pelupa
Cerita: Susan Monalusia
Ilustrasi: Aldriana Amir
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Erlangga for Kids, 2017

Bagi teman-teman yang tertarik, buku cerita Rori Si Pelupa bisa dibeli secara daring di sini atau di toko daring kesayanganmu. ^_^

24 Januari 2017

Buku Olli Si Penakut


Buku cerita bergambar yang ilustrasinya saya garap akhir tahun kemarin sudah terbit bulan ini. Kiriman dua buku sebagai bukti terbit baru saja saya terima siang tadi. Sempat deg-degan membayangkan hasilnya. Alhamdulillah, saya seneng banget!! Ketika saya buka bukunya, saya ketawa lihat gambar saya sendiri. Hahaha. Awal dikasih naskah cerita yang ditulis Susan Monalusia ini oleh sang editor, saya langsung suka. Simpel dan lucu, rasanya sesuai dengan gaya gambar saya. Hehehe. Mungkin di lain waktu saya akan sedikit cerita tentang proses pembuatan ilustrasinya di blog.



Saya ingin berterima kasih kepada Indri yang memberikan cerita ini kepada saya untuk saya gambar. Dan juga Edith, atas kerja sama dan masukannya hingga buku cerita ini terbit. Terima kasih! Senang sekali bisa kembali menggambar untuk Erlangga for Kids. ^_^

Judul: Olli Si Penakut
Cerita: Susan Monalusia
Ilustrasi: Aldriana Amir
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Erlangga for Kids, 2017

Bagi teman-teman yang tertarik, buku cerita Olli Si Penakut bisa dicari dan dibeli secara daring di sini atau di toko daring kesayanganmu. ^__^

23 Juli 2016

Kamishibai: Katak Ingin Bermain Sirkus

Judul: Katak Ingin Bermain Sirkus
Cerita: Murti Bunanta
Ilustrasi: Aldriana A. Amir
Penerbit: Yayasan Murti Bunanta, 2008

Dua bulan lalu saya kembali membuat dummy kamishibai dari buku cerita kecil karangan Ibu Murti, berjudul "Katak Ingin Bermain Sirkus". Cerita sederhana mengisahkan sekumpulan katak yang merasa pandai melompat, berenang, dan menyanyi namun tidak ada yang mengajak mereka bermain sirkus. Mulailah mereka berlatih melompat dari satu daun ke daun lainnya, dari dahan rendah ke dahan paling tinggi. Segala upaya dilakukan agar bisa terbang sambil melakukan atraksi di udara. Berhasilkah sekumpulan katak tersebut terbang? Dan adakah yang mengajaknya bermain sirkus?






Sepertinya saya tidak bisa lepas dari menggambar kodok. Dan kayaknya sang kodok pun menyukai saya. Hahaha. Proses pengerjaan kamishibai ini sama seperti membuat ilustrasi kamishibai sebelumnya yang pernah saya ceritakan di blog. Ada tentang Si Tomat yang bisa berkawan, Katak yang menciptakan tarian pengusir ular, dan Si Kecil berjalan-jalan. Semua ilustrasi diawali tahap sketsa, outline dengan spidol/drawing pen, lalu warna di komputer. Setelah semua siap, kemudian ilustrasi dicetak digital. Membuat ilustrasi kamishibai dari buku-buku cerita berukuran kecil karangan Ibu Murti ini selalu menyenangkan buat saya. Rasanya seperti bermain saja. Tidak sabar melanjutkan ilustrasi kamishibai untuk cerita berikutnya! :D





7 Mei 2015

Kamishibai: Si Kecil Berjalan-jalan

Saya baru saja menyelesaikan lagi proyek gambar kamishibai-nya Ibu Murti Bunanta. Kamishibai ini dibikin sekitar dua minggu yang lalu. Terdiri dari sembilan panel cerita, termasuk sampulnya. Kisahnya masih diambil dari salah satu buku kecil karangan beliau, "Si Kecil Berjalan-jalan". Tentang si Kecil berjalan-jalan sendirian tanpa minta izin dahulu ke orangtuanya. Sehingga membuat khawatir ayah dan ibunya karena si Kecil belum juga muncul sedangkan hari sudah mulai gelap. Paman, bibi, serta teman-teman ayah si Kecil tidak mau ketinggalan membantu mencari si Kecil. 

Proses pembuatannya sama dengan pembuatan Kamishibai Si Tomat Bisa Berkawan dan Kamishibai Tarian Pengusir Ular. Mulai dari tahap sketsa hingga pembuatan gambarnya semua dikerjakan manual. Hanya pewarnaannya saja saya kerjakan dengan komputer. Di sini saya banyak melakukan revisi sketsa karakter si ayam betina dewasa. Setelah melewati beberapa kali revisi, akhirnya disetujui juga oleh Ibu Murti dengan komentar, "Bagus, boleh dilanjutkan kembali gambarnya." Rasanya bahagia banget! :))

Sketsa



Ilustrasi manual



Pewarnaan di komputer


Ukuran kamishibai: 39 x 26.5 cm
Lapisi hasil cetakan digital dengan kertas duplex 
agar kamishibai tetap tegak dan kokoh dipegang saat dipakai mendongeng

Tempel teks cerita di balik kamishibai



Kamishibai siap digunakan

Lalu, bikin amplop dari kertas duplex untuk menyimpan kamishibai-nya agar tidak tercecer atau hilang. Kamishibai ini masih berupa mock-up sederhana, meski begitu tetap bisa digunakan. Kalian juga bisa membuat sendiri kamishibai sederhana namun tetap menarik untuk digunakan sebagai media mendongeng atau bercerita. :)

Buku-buku kecil karangan Ibu Murti merupakan proyek ilustrasi buku cerita anak pertama saya bersama beberapa teman kampus selepas lulus kuliah. Ada 23 judul buku yang ilustrasinya kami kerjakan. Ketika itu beliau membutuhkan ilustrator-ilustrator baru untuk naskah cerita buku kecilnya. Kemudian saya diajak dan dikenalkan ke Ibu Murti oleh dosen ilustrasi saya, Mas Saut Miduk. Datanglah saya ke kantor KPBA (Kelompok Pencinta Bacaan Anak), saat itu masih berlokasi di Jalan Wijaya. Saya membawa portofolio yang ketika itu berisi tugas-tugas mata kuliah ilustrasi. Mungkin Ibu Murti merasa cocok dengan gambar saya, sejak itu hingga saat ini saya masih dipakai beliau untuk mengilustrasikan beberapa cerita karangannya.

Yang paling saya suka selama mengerjakan proyek buku kecil, Ibu Murti tidak pernah membanding-bandingkan ilustrasi kami. Menurutnya, setiap ilustrator punya tarikan garis dan gaya gambar masing-masing. Dari awal beliau sudah tahu kira-kira ilustrator mana yang akan ia pakai untuk proyek bukunya. Berkat beliau-lah saya jadi jatuh hati lebih dalam lagi dengan buku cerita bergambar.

Kenapa saya sebut buku kecil? Sebab di antara buku-buku karangan beliau, ukuran buku ini cukup kecil yaitu 15.5 x 15.5 cm. Selain itu, ceritanya juga sangat sederhana karena ditujukan untuk pembaca pemula. 

Berikut tampilan tiga sampul buku kecil karangan Ibu Murti yang telah dibikin dummy kamishibai.

Judul: Si Kecil Berjalan-jalan
Cerita: Murti Bunanta
Ilustrasi: Saut Miduk T.
Penerbit: Yayasan Murti Bunanta, 2004

Judul: Tarian Pengusir Ular
Cerita: Murti Bunanta
Ilustrasi: Aldriana A. Amir
Penerbit: Yayasan Murti Bunanta, 2004

Judul: Si Tomat Bisa Berkawan
Cerita: Murti Bunanta
Ilustrasi: Imelda Rosvita Y.
Penerbit: Yayasan Murti Bunanta, 2008