3 Mei 2010

Buku Sketsa

Istilah kerennya sketchbook. Saya suka sekali membuat sketsa atau sekedar corat-coret ngga jelas dengan pensil. Dan terkadang corat-coret yang ngga jelas itu bisa menjadi ide/konsep dasar untuk gambar-gambar saya nantinya. Selain itu, membuat sketsa atau sekedar corat-coret biasa bisa bikin saya rileks. :)

Salah satu kegemaran saya yaitu membeli dan mengumpulkan buku sketsa. Berbagai ukuran dan merk apa saja. Dari jenis kertas yang halus hingga kertas yang bertekstur kasar dan tebal. Sayangnya, buku-buku sketsa tersebut jarang saya gunakan. Hanya dua atau tiga lembar kertas buku sketsa yang habis saya corat-coret, sisanya kosong semua, hehehe...

Sebenarnya, saya lebih nyaman coret-coret di kertas bekas (kertas hasil salah print out, kertas foto kopian undangan RT, dll) atau di kertas HVS biasa. Jadi, kalau dipikir-pikir apa gunanya ya saya beli dan punya buku sketsa?? :P

Buku-buku sketsa saya

Waktu kuliah dulu, kami (para mahasiswa) pernah diminta salah seorang dosen DKV untuk membuat buku sketsa sendiri. Jadi apa pun ide/konsep gambar atau desain yang sedang dipikirkan bisa langsung dituangkan di buku sketsa tersebut. Lumayan berhasil. Tapi setelah lulus mata kuliah itu, kebiasaan mencorat-coret di buku sketsa hilang begitu saja. Dan saya kembali mencorat-coret di lembaran-lembaran kertas.

Buku sketsa saat kuliah

Iri juga melihat seseorang yang bisa konsisten dan rajin membuat gambar sketsa di buku sketsanya. Tidak harus di buku sketsa betulan, buku biasa pun bisa menjadi buku sketsa juga. Karena buku-buku sketsa nantinya bisa menjadi dokumentasi dari gambar-gambar kita. Akibat suka membuat sketsa di lembaran-lembaran kertas, saya sering lupa di mana saya menyimpan dan menaruh sketsa-sketsa saya dulu, misalnya sketsa untuk gambar "buku ini" atau "buku itu". Karena sebagian besar hasil coret-coretan itu hanya saya simpan di map, kadang suka saya biarkan begitu saja dan akhirnya kertas-kertas itu hilang entah ke mana. Kalau diingat-ingat sedih juga. Sebab hasil sebuah gambar, lukisan, desain, semua itu berawal dari goresan garis yang tidak jelas. Dan saya lebih tertarik melihat dan menikmati sketsa dibandingkan bila gambar tersebut sudah jadi (sudah diberi warna, dikasih efek gelap terang, dll). :)

Sketsa saya di kertas

Nah, beberapa waktu yang lalu Endah N Rhesa, grup musik duo akustik yang super-super-SUPERKEREN ini, mengeluarkan merchandise resmi mereka, berupa t-shirt dan sketchbook. APA??!! Sketchbook??? Iya, buku sketsa!!! Dan saya memutuskan untuk memesan buku sketsa yang lansung ditandatangani oleh mereka berdua. Yeaaay, senaaang!

Merchandise buku sketsa "Endah N Rhesa"

Terima kasih, Endah N Rhesa! Musik kalian telah menginspirasi saya untuk terus berkreasi dan berkarya sesuai dengan minat dan hasrat yang paling saya sukai.

Sketsa pertama saya di buku sketsa Endah N Rhesa :D

Semoga dengan buku sketsa dari kalian ini, bisa memacu saya agar semakin rajin corat-coret di buku sketsa. ;)))

7 komentar:

  1. Hey, Thanks buat tulisannya i'm flattered..
    terus berkarya yaa...
    good luck :)

    -Rhesa Aditya-
    Endah N Rhesa

    BalasHapus
  2. Mas Rhesa, terima kasih banyak sudah main dan meninggalkan komentar di blog saya :) Saya senang sekali, makasih juga untuk semangatnya ya! :D

    BalasHapus
  3. Dian hebat! Si Rhesa ampe bisa bertandang ke sini! hehehe.. eh eh itu gambar yang kamu gambar di halaman pertama untuk endah & rhesa cute bangeet! X)

    BalasHapus
  4. @Titiw: Haha.. Sampe sekarang aku jg masih takjub, kenapa si mas Rhesa ini bisa nyasar dan kasih komentar di sini ya?? :)
    Ahh, tapi aku senang sekali, Titiw.. komentarnya bikin hari2ku cerah ceria! ;D

    BalasHapus
  5. Waw hebat, aku suka semua gambarmu! kreatif.. Aku ijin buat liatin post2 gambarmu bulan perbulan oke.... :)
    Terus mggambarr

    BalasHapus
  6. Klo bikin sketsa gitu,media tulisnya apa aja?Misal pensil ukuran berapa,pena juga.

    BalasHapus